Sabtu, 22 Januari 2011

Data Penduduk Miskin di DKI Jakarta

 Tugas PLKJ [Pendidikan Lingkungan Kehidupan Jakarta] Kamis, 20 Januari 2011

Jakarta merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang seluruh wilayahnya dikelompokkan dalam wilayah perkotaan. Kemiskinan, urbanisasi dan masalah kesejahteraan sosial mewarnai kehidupan di Ibu kota ini. Dengan pendapatan asli daerah (PAD) mencapai Rp. 22,96 trilliun pada tahun 2010, DKI Jakarta masih berusaha untuk mengurangi penduduk miskin di daerahnya. Data BPS merekam penurunan perlahan proporsi dari penduduk miskin di Jakarta. Proporsi penduduk miskin menurun dari 4.61 persen di tahun 2007 menjadi 3.48 persen di tahun 2010 dengan peningkatan garis kemiskinan 4.49 persen. Penurunan ini juga terjadi pada indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2).  Kedua indeks ini juga merupakan indeks yang paling rendah dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia setidaknya untuk tahun 2010.
Tahun % Penduduk Miskin Garis Kemiskinan (Rp) P1 (%) P2 (%)
2010 3.48 331 169 0.45 0.11
2009 3.62 316 936 0.57 0.14
2008 4.29 290 268 0.72 0.19
2007 4.61 266 874 0.59 0.12
Sumber: BPS
Penduduk yang masuk dalam kategori miskin adalah penduduk yang pengeluarannya di bawah dari garis kemiskinan. Garis kemiskinan sendiri meningkat setiap tahunnya. Garis kemiskinan merupakan gabungan dari garis kemiskinan makanan (2100 kkal per kapita per hari) dan garis kemiskinan non makanan (kebutuhan minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Sementara data yang menjadi dasar dari perhitungan tersebut adalah data susenas dan data hasil survei SPKKD (Survei Paket Komoditi Kebutuhan Dasar).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar